Jangan Resign Sebelum Baca Ini!

Resign atau pengunduran diri adalah hal yang biasa terjadi dalam dunia kerja profesional. Hal ini sah-sah saja untuk dilakukan meski setiap perusahaan memiliki aturan yang berbeda-beda terkait pengunduran diri karyawannya.

Ada perusahaan yang memberlakukan one month notice atau pemberitahuan sebulan sebelumnya bagi karyawan yang hendak mengundurkan diri. Ada juga yang tidak terlalu ambil pusing dan mempersilakan karyawannya untuk pergi kapanpun mereka mau. Dan ada juga perusahaan yang mengenakan denda bagi karyawan yang mengundurkan diri sebelum kontraknya berakhir.

Setiap perusahaan memiliki aturan berbeda-beda dan hal itu sah-sah saja sebenarnya. Intinya, sebelum kamu memutuskan untuk bergabung ke suatu perusahaan sebagai karyawan, kamu harus banget membaca baik-baik kontrak yang disodorkan termasuk bagian pengunduran diri.

Buat kamu yang sedang kepikiran untuk resign, berikut adalah tulisan yang ada baiknya kamu baca sampai selesai kata demi kata.

Kenapa Resign?

Saat mengawali karir di sebuah perusahaan, mungkin kamu tidak pernah memikirkan akan berhenti di tengah jalan. Hal ini umumnya terjadi pada para fresh graduate yang baru pertama kali bekerja. Tidak aneh memang mengingat susahnya mendapatkan pekerjaan di Indonesia. Sudah susah-susah diterima kerja kok malah mundur. Pemikiran yang sama sekali tidak salah meski tidak sepenuhnya benar juga.

Sebenarnya ada banyak sekali faktor yang bisa membuat seorang karyawan kepikiran untuk resign. Beberapa faktor tersebut antara lain adalah:

  • Lingkungan kerja yang toxic 
  • Apa yang dikerjakan tidak sesuai dengan apa yang tertulis di kontrak
  • Mendapat tawaran dari perusahaan lain
  • Ingin melanjutkan pendidikan

Masih ada banyak lagi faktor yang dapat membuat seorang karyawan kepikiran untuk mengundurkan diri dan perlu diingat bahwa hal tersebut sangatlah lumrah terjadi. So, buat yang selama ini tidak pernah terpikir untuk mengundurkan diri, ketahuilah bahwa kita tidak tahu isi hati dan kepala setiap orang. Mungkin karena kamu merasa nyaman dan betah-betah saja di tempat kerjamu sekarang, tidak pernah terlintas dalam benakmu untuk pergi. Tetapi kembali lagi, kamu tidak tahu isi hati dan kepala orang lain terkait apa yang mereka alami.

pokoknya jangan resign dulu kalau belum baca ini
Photo by Volodymyr Hryshchenko on Unsplash

Kapan Waktu yang Tepat Untuk Resign?

Pertanyaan yang sebenarnya cukup sulit karena waktu yang tepat bagi satu orang bisa sangat berbeda dengan orang lain. Ada yang waktu tepatnya adalah setelah 3 bulan pertama dan ada juga yang setelah dua tahun bekerja. Bahkan dalam beberapa kasus ada yang waktu tepatnya adalah minggu depan.

Perbedaan waktu yang tepat tersebut sebenarnya turut dipengaruhi oleh urgensi kenapa orang tadi harus resign. Jika memang sangat darurat ya silakan sesegera mungkin untuk mengundurkan diri. Tetapi jika tidak darurat ya silakan diundur selama setahun atau kalau bisa ya tidak usah resign sama sekali saja.

Jika alasannya adalah karena mendapatkan tawaran yang lebih menggiurkan dari tempat lain ya waktu paling tepatnya adalah sebagaimana yang tertera di kontrak yang telah ditandatangani. Jika aturannya adalah one month notice berarti waktu yang tepat untuk resign-nya adalah bulan depan.

Berbeda halnya jika alasannya adalah lingkungan kerja yang terbukti toxic bahkan telah membuat si karyawan mengalami gangguan mental. Kalau kasusnya sudah separah itu ya sebisa mungkin segera ajukan surat pengunduran diri saja.

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Resign

Oke sekarang kita masuk ke pembahasan penting yaitu hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk mengajukan surat pengunduran diri ke HRD.

Sudah Memiliki Pekerjaan Pengganti

Sebenarnya poin ini sangatlah tricky. Meski begitu, memiliki pekerjaan pengganti sebelum memutuskan untuk mundur adalah hal yang amat disarankan. Mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah bagi sebagian orang. Jangan sampai setelah mengundurkan diri kamu malah jadi pengangguran dalam jangka waktu yang tidak bisa ditentukan. Kecuali jika alasan kamu mundur adalah untuk menjadi pengusaha.

Tidak Ada Aturan yang Dilanggar

Pastikan tidak ada aturan yang kamu langgar. Misalnya terkait dengan waktu pemberitahuan yang biasanya sebulan. Atau jika ternyata di kontrakmu tertera bahwa kamu harus membayar denda sekian kalau mengundurkan diri di tengah jalan. Ingat, kamu bergabung ke perusahaan sebelumnya secara baik-baik dan sedapat mungkin pergilah dengan baik-baik juga.

Jangan Lupa Minta Paklaring

Selain paklaring, selesaikan semua urusan administrasi yang sekiranya perlu misalkan kalau kamu perlu surat rekomendasi dari atasanmu atau hal-hal lainnya. Segala macam hutang yang kamu miliki juga jangan lupa diselesaikan.

Jaga Hubungan Baik Dengan Kolega

Kamu tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan nanti. Karenanya, sangat disarankan untuk menjaga baik hubungan dengan kolega. Siapa tahu, kelak kamu membutuhkan rekan dengan kemampuan yang dimiliki kolega kerjamu itu. Misalnya kamu mau membuat grup band dan kebetulan ada seorang kolega yang punya skill drum di atas rata-rata kan bisa tuh kamu ajak bergabung.

Sekianlah artikel tentang hal-hal yang perlu kamu tahu sebelum memutuskan untuk resign. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.