Jangan Ngomongin Orang Sebelum Baca Ini!

Ngomongin orang adalah kegiatan yang sangat lazim dilakukan oleh siapa saja. Hal ini sebenarnya tidaklah mengherankan karena kita juga suka binging mau bahas apa lagi kalau sedang nongkrong sama teman. Terlebih lagi jika topik pembicaraan sudah habis. Membicarakan teman yang kebetulan berhalangan hadir pun menjadi solusi yang menarik untuk dilakukan.

Entah siapa yang mengawali kebiasaan ini, Yuval Noah pun sampai menyebut tradisi ini (di dalam buku sapiens terjemahan bahasa Indonesia disebut bergosip) sebagai salah satu faktor pendukung bertahannya spesies kita. Artinya, besar kemungkinan kebiasaan ini sudah berlangsung sejak lama sekali.

Sebagaimana kebiasaan pada umumnya, mengubah kebiasaan membicarakan orang lain juga sulit untuk dilakukan. Belum lagi kenyataan bahwa kebiasaan ini dilakukan oleh banyak orang yang mana membuat kita jadi makin kesulitan untuk menghilangkannya.

Jika menghilangkan dirasa terlalu berat, sebenarnya kita bisa melakukan upaya lain yaitu mengontrolnya supaya setidaknya kita dapat mengurangi kebiasaan kurang terpuji ini.

Kenapa Kamu Ngomongin Orang?

Ada banyak sekali alasan yang membuat kita, baik secara sadar ataupun tidak, membicarakan orang lain. Pada umumnya, alasan yang menjadi landasan untuk melakukan hal ini antara lain adalah:

  1. Kita sedang bersama orang yang kebetulan membenci orang yang sama.
  2. Sedang kesal dengan seseorang tetapi tidak cukup berani untuk mengungkapkan langsung ke orangnya.
  3. Kehabisan topik pembicaraan
  4. Kita memang biang gosip
ga baik ngomongin orang lur
Photo by Jessica Da Rosa on Unsplash

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Ngomongin Orang

Untuk dapat mengontrol sebuah kebiasaan, salah satu hal yang kita butuhkan adalah alasan yang kuat. Untuk dapat berhenti membicarakan teman yang kebetulan punya band yang sebenarnya gak bagus-bagus amat atau teman yang baru resign, kita membutuhkan dorongan yang kuat dari dalam diri.

Dan untuk menumbuhkan dorongan yang kuat, kita bisa mulai dari mencari alasan kenapa kita harus menumbuhkannya.

Ini Adalah Lingkaran Setan

Perlu disadari bahwa kebiasaan ngomongin orang adalah sebuah lingkaran setan yang selama ini menjebak kita. Kita berada dalam sebuah lingkaran yang membuat kita seakan-akan mau tidak mau harus menjadi pelaku dan menjadi korban. Di satu waktu kita akan menjadi orang yang membicarakan orang lain. Di waktu lainnya, kitalah yang menjadi bahan pembicaraan.

Harus Ada yang Memulai

Supaya lingkaran setan tersebut dapat terhenti, dibutuhkan seorang sukarelawan yang cukup berani untuk menjadi martir atau orang yang mau berkorban. Pengorbanan di sini sebenarnya tidak perlu ditafsirkan secara ektrem. Kita bisa mengawali upaya pemutusan rantai ini dengan mengalihkan pembicaraan saat lawan bicara menunjukkan gelagat hendak ngomongin orang.

Kamu Ga Akan Lagi Dipercaya

Bayangkan kamu sedang bersama temanmu terus kamu mulai membahas seseorang yang kalian sama-sama kenal. Kita tidak tahu isi kepala dan hati orang. Bisa jadi karena dia tahu kamu tidak dapat menjaga rahasia dia malah ga mau percaya sama kamu lagi kan bahaya tuh?

Adakah Manfaatnya?

Sebenarnya, untuk apa selama ini kita membicarakan orang lain? Apakah kita membicarakannya hanya untuk mengisi waktu luang atau karena memang sangat penting demi kebaikan orang tersebut? Jika jawabannya adalah hanya sebatas sebagai kegiatan pengisi waktu, ada baiknya kegiatan tersebut diganti dengan hal lain seperti bermain PUBG misalnya.

Berbeda halnya kalau kita membicarakan orang lain demi kebaikan orang tersebut. Hal ini malah sifatnya menjadi perlu dari yang sebelumnya kurang terpuji untuk dilakukan.

Ada yang Lebih Penting untuk Dibicarakan

Selain itu, daripada waktu kita dihabiskan untuk ngomongin orang lain yang belum tentu bermanfaat baik bagi orang yang dibicarakan atau diri kita sendiri, kita bisa mencari topik pembahasan lain. Misalnya kita bisa saling membagikan tips berpakaian terbaru. Bisa juga saat bertemu teman kita membahas lagu yang sedang kita nikmati atau serial yang sedang kita tonton.

Penutup

Demikianlah beberapa hal yang patut diperhatikan terutama buat yang gemar membicarakan orang lain dan sedang berjuang untuk berhenti. Semoga upaya berhenti yang tengah ditempuh dapat membuahkan hasil terbaik. Selamat mencoba dan semoga berhasil!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *